Wednesday, April 9, 2014

sebuah kenangan di Muaro Jambi

Posted by ria permana sari at 8:30 AM 0 comments
Apakah cinta selalu menyisakan air mata?
kini aku hanya bisa mengenangmu

Aku berdiri di pelataran candi borobudur, yang katanya candi paling besar di negeri ini. Namun ternyata bukan Borobudur, ada candi di daerah Sumatra sana yang konon lebih luas, bahkan lebih luas dari pada Angkor Wat di Kamboja.

Samar, dan terbayang kenangan mengunjungi candi itu. Bersamamu.
Belakangan baru aku tahu mitos candi Muaro Jambi yang kita datangi itu. Konon, pasangan kekasih yang datang ke sana bersama akan putus. Entah benar entah tidak, aku dan aku yakin kamu pun tidak terlalu peduli dengan mitos itu. Pun hubungan ini pun rapuh, bukan pada candi itu jika kemudian kita tak bersama lagi.

Sunday, February 16, 2014

goodbye note

Posted by ria permana sari at 1:20 AM 0 comments
Pada sebuah perjumpaan yang tak biasa
Kami bersanding dalam hubungan yang rapuuuh
dan pada akhirnya kuhancurkan dia, kubunuh dan kulumat habis dirinya
tangisnya tak bertepi, sesalnya tak terujar..dalam dan pilu

....
Pada sebuah titik bernama sesal
segading luka mmebuatku seolah kehilangan nafas,,kehilangan ruuh bahkan kehilangan rupa..
...aku menerima diriku begini sajalah..tak mampu kubersolek lagi kecuali untuknya..
habis jiwa hilang rupa tanpa ruh..itulah aku...
Selamat tinggal bungarumputku...mungkin kau tak hadir hari ini..tak apalah aku mencintaimu..
kini disinilah aku berbaring dalam lelah dan berharap doamu..baik2 ya !!!


sebuah tulisan oleh seseorang

Tuesday, January 7, 2014

masa itu

Posted by ria permana sari at 6:46 AM 0 comments
masa itu menyeruak dalam ingatan
kenangan lama muncul
membuatku mengenang masa itu

sekali lagi kukatakan
seandainya saja

Tuesday, December 31, 2013

Posted by ria permana sari at 5:20 AM 0 comments
kadang tanya pun tak memerlukan jawaban
kadang resah pun hanya menunggu waktu untuk menyelesaikannya
kadang rindu pun tak perlu diutarakan

lalu bagaimana dengan rasa
entah bagaimana lagi aku mengusahakannya
kala sapa tak lagi mendapat jawaban 
kala yang kudapat adalah dinginnya sebuah tindakan

tak perlulah mencari tahu siapa yang salah
tak perlulah mencari tahu siapa yang menderita dan paling dirugikan
hidup bukanlah pertimbangan untung rugi
dan rasa terlalu rumit jika dipahami dengan rumus matematika

aku cuma mau kamu tau, 
tentang rasa ini
tentang rindu

Friday, August 17, 2012

lelah

Posted by ria permana sari at 4:31 PM 2 comments
aku mengeluh dalam hati...
tak sanggup lagi aku berjalan
izinkan aku berdiam di sini
dan menutup mataku

Monday, August 13, 2012

Posted by ria permana sari at 4:12 AM 3 comments
kembali kulagukan kata-kata itu
kudendangkan agar cepat menjadi nyata
sebagaimana mantra agar harapan jadi nyata

aku tak sekuat yang dulu pernah aku pikir
aku lelah
dan aku adalah puing-puing yang tersisa
mungkin esok,tak akan ada lagi yang tersisa

maafkan saya

dan waktu terus berjalan

Posted by ria permana sari at 3:44 AM 0 comments
www.duniaula.blogspot.com
dan waktu terus berjalan
tak peduli betapa sakit, sedih dan lelahnya aku
siapa aku

dan waktu terus berjalan
aku pergi ke tempat-tempat yang menarik
aku bertemu orang-orang
aku mengais asa

aku sibuk dengan diriku
berjibaku dengan hidup dan berefleksi
hingga tak menyadari waktu terus berjalan
hingga berakhir pula sebuah penantian

dalam gamang ketidakpastian
waktu terus berjalan
dan saat kau menyadarinya
mungkin saat itu sudah terlambat

waktu terus berjalan
saat kututup mataku kelak
lelah dengan hidup dan atributnya
mungkin kau tak pernah tau saat itu
dan ketika kau mengetahuinya
tak ada lagi kesempatan kedua

menanti pelangi

Posted by ria permana sari at 3:35 AM 0 comments
mendung yang masih bersamaku
hujan terus membasahiku
aku tak lagi menyukainya

kadang berharap tak lagi menjumpai dunia ini
lelah sungguh memainkan peran ini
tiap kubuka mata, masih saja cerita yang sama

berbagai cara tlah kulakukan
cerita ini masih sama
bahkan semakin membuatku terhempas
jatuh ke suatu tempat tak berujung

dalam harap, aku menanti pelangi
apakah kmudian itu hanya mitos belaka?
lelah rasanya menanti dalam ketiadaan
atau
mungkin ketika dia muncul
tak bisa lagi kubuka mataku


khlong luang, 13 august 2012

Saturday, July 14, 2012

anak-anak itu

Posted by ria permana sari at 6:51 PM 1 comments

anak-anak itu masih menari di sungai yang tak lagi jernih airnya
bercampur dengan limbah pabrik dan rumah tangga
karena kami tak mampu berikan sanitasi dan air bersih

anak-anak itu masih bermain di jalan raya, pasar
mengais rezeki dari apapun itu namanya
saat anak-anak yang lain belajar di sebuah bangunan bernama sekolah


hutan: kamu, aku dan mereka

Posted by ria permana sari at 6:35 PM 0 comments
hutanmu mungkin bukan hutanku
atau mereka

hutanmu adalah tempat tinggalmu
tempat bersemayamnya ruh-ruh nenek moyangmu
sumber kehidupan bagimu

hutanku adalah tempat berbagai binatang tinggal
paru-paru dunia yang mencegah pemanasan global
hindarkan kami dari kering, banjir dan berbagai bencana lainnya

bagi mereka adalah tempat mendulang kekayaan
berbagai mineral, sumber daya alam yang siap untuk dieksploitasi
atau tempat yang tepat untuk menanam sawit dan karet
 

bulir - bulir waktu Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea