Malam selalu membungkus kesunyian
menyisipinya dengan kerinduan yang tak terperi
malam belumlah datang
dan mentari masih setinggi kepalaku
namun rasa itu tlah datang
menyelimuti hatiku
dan hampa aku rasa
kosong
Feedjit
Blog List
Popular Posts
-
kuukir sepi pada tiap-tiap malam dalam kesunyian antara kita kutitipkan rindu pada angin yang berhembus entah mana yang sampaik...
-
aku mengeja sunyi dalam jarak antara kita dalam hening yang kau ciptakan dalam sapa yang tak kau indahkan aku mengeja sunyi ...
-
kembali kulagukan kata-kata itu kudendangkan agar cepat menjadi nyata sebagaimana mantra agar harapan jadi nyata aku tak sekuat yang dul...
-
tak lagi ada di sabana itu hijaunya telah terganti dengan deru mesin dan kepulan hitam asap pabrik angin tak lagi menyapa dengan hangat ...
-
aku rindu senja ingin rasanya kucuri secuil senja menyimpannya hingga bukanlagi kenangan yang ada
-
terkutuklah kau rindu rasa yang membuatku tak menentu tentang gondola di Venezia malam tahun baru di St Marco Roma, Firenze ata...
-
Sudah lama saya berkenalan dengan situs ini , hanya saja seperti biasa, saya yang angin-anginan tidak selalu setia mengirimkan tulisan saya....
-
bila hari ini kau putari waktu kembali maka kuingin esok, dan waktu-waktu selanjutnya aku ada di sisimu untuk putari waktu bersama ...
-
Apakah cinta selalu menyisakan air mata ? kini aku hanya bisa mengenangmu Aku berdiri di pelataran candi borobudur, yang katanya candi...
-
Aku merindukanmu, bertatap, mengenal dan berbincang denganmu bahkan ketika harus kukorbankan waktu untuk diriku sekedar untuk melepas penat ...
Saturday, August 13, 2011
Friday, August 12, 2011
pada sebuah rasa bernama entah
Kamu bilang cinta
Aku bilang nanti
Kamu bilang sayang
Aku bilang tunggu
yang jelas aku rindu
dan menikmati tiap detiknya bersamamu
jika kau sampaikan rasamu pada angin barat daya
hei, mengapa harus barat daya
bagaimana aku mengenalinya
dan bagaimana dia mengetahui diriku
karena aku tetaplah bunga rumput
pada sebuah rasa bernama entah
aku tak bisa menamakan rasa itu
juga rasaku padamu
Aku bilang nanti
Kamu bilang sayang
Aku bilang tunggu
yang jelas aku rindu
dan menikmati tiap detiknya bersamamu
jika kau sampaikan rasamu pada angin barat daya
hei, mengapa harus barat daya
bagaimana aku mengenalinya
dan bagaimana dia mengetahui diriku
karena aku tetaplah bunga rumput
pada sebuah rasa bernama entah
aku tak bisa menamakan rasa itu
juga rasaku padamu
Categories
puisi
Subscribe to:
Comments (Atom)